Matematika · Kalkulus
Kalkulator Titik Stasioner & Ekstrem
Cari titik kritis, maksimum dan minimum lokal fungsi dengan uji turunan pertama dan kedua.
Contoh soal dan pembahasan
Terverifikasi numerikJawaban
- maksimum lokal
≈ (-1, 2)(dibulatkan)
- minimum lokal
≈ (1, -2)(dibulatkan)
Langkah penyelesaian — Uji turunan pertama dan kedua
- Langkah 1:
Turunan pertama
Titik kritis terjadi saat f'(x) = 0 atau f' tidak terdefinisi.
Rincian (1 sub-langkah)
- Langkah 1:
Aturan jumlah
Aturan jumlah/selisihTurunan dari jumlah adalah jumlah turunan masing-masing suku.
Rincian (2 sub-langkah)
- Langkah 1:
Aturan pangkat
Aturan pangkatTurunkan pangkat 3 menjadi koefisien dan kurangi pangkat dengan 1.
- Langkah 2:
Aturan kelipatan konstanta
Aturan kelipatan konstantaKonstanta dapat dikeluarkan dari turunan.
Rincian (1 sub-langkah)
- Langkah 1:
Turunan variabel
Turunan xTurunan x terhadap dirinya sendiri adalah 1.
- Langkah 1:
- Langkah 1:
- Langkah 1:
- Langkah 2:
Selesaikan f'(x) = 0
Sifat akar kuadrat
Rincian (4 sub-langkah)
- Langkah 1:
Identifikasi koefisien
Bandingkan dengan bentuk umum ax² + bx + c = 0.
- Langkah 2:
Hitung diskriminan
DiskriminanD > 0: ada dua akar real berbeda.
- Langkah 3:
Isolasi x²
Tidak ada suku x sehingga x² dapat langsung diisolasi.
- Langkah 4:
Tarik akar kuadrat kedua ruas
Sifat akar kuadratKuadrat bernilai c dicapai oleh ±√c.
- Langkah 1:
- Langkah 3:
Turunan kedua
Uji turunan keduaTanda turunan kedua menentukan jenis titik kritis.
Verifikasi: Terverifikasi secara numerik (dengan toleransi). ✓ Bandingkan f(-1) dengan nilai di sekitarnya. ✓ Bandingkan f(1) dengan nilai di sekitarnya.
Tentang kalkulator ini
Titik kritis diperoleh dari f′(x) = 0; jenisnya ditentukan dengan uji turunan kedua (atau uji turunan pertama bila f″ = 0).
Perhitungan dilakukan oleh mesin matematika deterministik di peramban Anda — tanpa AI generatif. Baca metodologi dan batasan.